Ukhuwah IT Championship (UChamp): Lomba Aplikasi Bernilaikan Islami


FUKI Fasilkom UI mempersembahkan

UChamp (Ukhuwah IT Championship)

UChamp adalah kompetisi aplikasi mobile yang diselenggarakan oleh Departemen Ukhuwah FUKI (Forum Ukhuwah dan Kajian Islam) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Dalam kompetisi ini developer mobile applications dituntut untuk menciptakan aplikasi yang inspiratif dan mengandung nilai-nilai Islam.

Tema Kompetisi
Inspire the World with Islamic Apps

Hadiah dan Penghargaan

Para juara berhak mendapatkan hadiah senilai dengan yang tertera dibawah ini
Juara 1 :
Rp4.000.000 + sertifikat
Juara 2 :
Rp3.000.000 + sertifikat
Juara 3 :
Rp2.000.000 + sertifikat
Juara favorit :
Rp1.000.000 + sertifikat

Alur Kompetisi

  1. PENDAFTARAN & PENGUMPULAN IDE APLIKASI ( 8 DESEMBER 2013 – 27 DESEMBER 2013)
  2. WORKSHOP (28 DESEMBER – 18 JANUARI)
    • Workshop Game Development (28 Desember 2013)
    • Workshop Mobile Application Development (4 Januari 2014)
    • Coaching Session (11 Januari 2014)
    • Submit Your Apps ! (18 Januari 2014)
  3. PENGUMPULAN VERSI BETA (DEADLINE 19 JANUARI 2014)
  4. PENGUMPULAN VERSI FINAL (DEADLINE 2 FEBRUARI 2014)
  5. FINAL (15 FEBRUARI 2014 )

Kategori Peserta : UMUM
Biaya Pendaftaran : GRATIS

Info lebih lanjut : http://islamictfair.com/uchamp/
Read More

Kuliah #shitMabaPosted

Kuliah, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti sekolah tinggi. maksudnya apa ? kuliah selain memerlukan pemikiran tingkat tinggi, kuliah juga membutuhkan dana yang tingkat tinggi juga (mahal). Pengajarnya pun menggunakan metode pembelajaran tingkat tinggi. Bahkan saking tingginya terkadang membuat kita ga nyampe buat menangkap apa yang diajarkan sang dosen. Dan yang paling mengenaskan adalah jajanan-jajanan di kampus pun harganya tingkat tinggi.

Perbedaan signifikan yang dapat dirasakan di bangku kuliah setelah melewati 12 tahun bangku sekolah adalah tidak teraturnya jadwal. Disini kita dituntut untuk melakukan menejemen waktu tingkat tinggi (tuh kan tingkat tinggi lagi). Kalo sekolah biasanya rutin masuk jam 7, di kuliah, masuk kelas itu ga tentu. Kadang-kadang masuk jam 8 pagi, jam 1 siang, bahkan ada yang masuk jam 4 sore. Emang sih.. kuliah terkesan santai. Tapi dibalik kesan santai itu ada berjuta tugas yang ga bakal berhenti menghujani. so, keep calm and ngerjain tugas #suram.

Perbedaan yang lainnya adalah temen sekelas kita bakal ganti-ganti setiap mata kuliah. Jaman sekolah kan temen kita fix tuh dari awal tahun ajaran sampe akhir. Beda sama kuliah! Sisi positifnya adalah kita jadi punya banyak temen. Dengan banyak temen menimbulkan chain effect secara langsung ataupun ga langsung  bagi kehidupan kita di kampus. contoh aja nih, dengan banyak temen intensitas traktiran ulang tahun makin besar hal ini mengiplikasi penurunan pengeluaran perbulannya. Penurunan pengeluaran dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan budaya (agak ga nyambung sih..).

Perbedaan selanjutnya adalah makin anehnya pengajar. Dosen itu paling jago nge-troll. Apalagi kalo bikin soal ujian. Dahsyat guys. Ketika bisa ngerjain, gue jamin lo bakal merasa seperti keturunan Einstein. Soal-soal tingkat tinggi yang membutuhkan daya khayal yang tingkat tinggi untuk menyelesaikannya. Ga jarang mahasiswa yang mimisan saat UTS atau UAS. So.. siapin tisu yang banyak!

Perbedaan yang paling berasa yaitu kebebasan. Di sekolah, kita di kekang untuk berbuat ini dan itu. Contoh kecilnya ga boleh rambut panjang (buat cowo). Di kampus, kita diberikan kebebasan untuk menentukan. Meskipun ga bebas-bebas banget tetep aja lebih bebas jika dibandingkan dengan sekolah. Kebebasan berfikir dan berpendapat sangat jelas terlihat di bangku Kuliah. Perdebatan karena perbedaan pendapat sepertinya menjadi hal yang lumrah. Untuk itulah kita dituntut untuk memiliki pedoman hidup agar tidak terombang ambing di dunia perkuliahan. Gue pribadi mentoring setiap pekan untuk menjaga diri agar tetap berada di jalur yang benar. #tsah

Sejauh ini sih gue 'masih' menikmati yang namanya kuliah. Mata kuliahnya keren-keren parah ga ada obat. Saran gue buat yang masih sekolah, khususnya SMA kelas 3, pikirin deh tuh jurusan apa yang emang diminati. Belajar sesuatu yang udah dari awal kita minati itu seru abis.

-salam Maba B)
Read More

Negeri yang Kaya ? (Indonesia Bagiku)

hey guys.. long time no see.. setelah beberapa lama ga nongol di blog.. sekarang gue udah bermetamorfosa dari siswa menjadi mahasiswa. bangga sih, but beban yang ditanggung mahasiswa itu jauh lebih berat dari siswa (tanpa maha). so buat yang yang masih berstatus siswa, nimatilah masa-masa kesiswaanmu. dibawah ini adalah essay yang gue bikin buat bahan ospek.. ceritanya sih tentang Indonesia gitu. so check this out aja lah..

Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman1. Itulah sepenggal lirik yang mendeskripsikan negeri kita tercinta ini, Indonesia. Sejak zaman SD kita tahu bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Mulai dari mulai dari sektor pertanian, kehutanan, kelautan, perternakan, hingga pertambangan. Flora dan fauna yang beraneka ragam turut serta memperkaya Indonesia. Luas wilayah Indonesia mencapai 1.904.569 Km2 yang terdiri dari 17.508 pulau2 merupakan kekayaan tersendiri bagi negara yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 ini. Kekayaan Indonesia tidak hanya itu. Kekayaan sumber daya manusia yang mencapai 237.641.3263 jiwa menjadikan Indonesia negara ke-4 dengan jumlah penduduk terbanyak tepat dibawah negara adikuasa, Amerika Serikat. Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang begitu kaya seharusnya kita telah menjadi negara maju yang mampu bersaing dengan negara elit dunia seperti, Perancis, Jerman, Inggris, bahkan Amerika Serikat.

Sepertinya kita terbuai dengan segala kekayaan yang kita miliki. Pemanfaatan sumber daya alam tidak maksimal bahkan terkesan seadanya. Kita kaya dalam pertaniaan, namun kita harus impor beras dari negara tetangga. Kita kaya dengan hasil laut, namun untuk garam pun kita harus impor dari negara lain. Kita kaya hasil tambang, tapi minyak mentah pun kita harus impor. Pulau kita memang banyak, bahkan disaat negara tetangga merebut salah satu pulau milik kita, kita hanya diam saja. Dimana negeri yang kaya itu ? Apakah hanya sekadar bualan ? Negeri ini memang kaya. Sangat kaya akan masalah. Mulai dari masalah kemiskinan tak berujung hingga masalah elit biadab yang memakan uang rakyat. Kekayaan alam yang seharusnya milik kita kini diambil oleh pihak asing. Pihak asing seperti PT Freeport yang mengeruk habis hasil tambang di tanah Papua. Jika sudah begini, siapa yang salah ?

Indonesia butuh bebenah. Merapikan semua kekacauan yang telah terjadi. Indonesia butuh pemuda-pemuda hebat seperti Bung Karno di zamannya. Butuh agent of change yang mampu merubah bangsa yang terpuruk ini menjadi bangsa kaya yang sebenarnya. Agen perubahan itu adalah kita, Mahasiswa. Siswa yang menyandang status Maha didepannya. Maha yang berarti besar disandangkan kepada kita dengan harapan kita dapat melakukan sesuatu yang besar pula bagi bangsa Indonesia. Maha disini bukanlah simbol kesombongan. Maha disini adalah cerminan beban berat yang harus dipikul oleh seorang mahasiswa. Beban dua ratus juta rakyat Indonesia ada pada pundak mahasiswa. Jika ada mahasiswa yang hanya memikirkan dirinya sendiri, ku sebut kau penghianat. Bagiku Indonesia adalah negeri yang kaya dengan berjuta masalah kompleks. Butuh pemuda-pemuda hebat yang mampu memecahkan masalah yang kompleks. Kalau bukan kita, siapa lagi ?
Read More

Lubang Resapan Biopori

biopori
Kali ini kita akan membahas tentang salah satu teknologi sederhana yang berbasis lingkungan. Inilah yang akan kita bahas
  1. Pengertian Biopori
  2. Manfaat Biopori 
  3. Cara membuat Biopori 
  4. Cara kerja Biopori 
  5. Salah kaprah tentang Biopori 

Pengertian Biopori
Biopori berasal dari kata Bio (artinya makhluk hidup) dan Pori (artinya lubang), jadi Biopori dapat diartikan sebagai lubang yang terbentuk akibat aktivitas makhluk hidup (mikroba). Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan teknologi sederhana yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor. Latar belakang penemuan teknologi Lubang Resapan Biopori ini adalah sering terjadinya banjir di kota-kota besar di Indonesia yang dikarenakan kurangnya daerah resapan air di daerah tersebut. Teknologi Biopori berfungsi untuk meresapkan air ke dalam tanah sehingga air tidak menggenang di permukaan tanah. Selain itu, lubang penampang Biopori juga bisa digunakan untuk membuat kompos dengan cara memasukkan sampah organik ke dalam lubang penampang Biopori.

Manfaat Biopori
1. Mencegah terjadinya banjir
2. Persediaan air tanah terjamin
3. Mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor
4. Lubang penampangnya dapat menjadi tempat pembuatan kompos

Cara Membuat Biopori
  1.  Siapkan alat dan bahan 
    • Bor 
      bor biopori
      source : madiunberkebun.files.wordpress.com
    • Pipa berdiameter 10-30 cm 
      source : productsdb.com
    • Sampah organik (daun, rumput, dll)
      source: bandarsampah.blogdetik.com
  2. Carilah tempat yang sesuai untuk membuat Lubang Resapan Biopori (seperti: taman, halaman, atau pekarangan rumah)
  3. Mulailah membuat lubang vertikal berdiameter 10 - 30 cm dengan kedalaman 100 cm menggunakan bor 
  4. Setelah terbentuk lubang, masukkan pipa ke dalam lubang. Pemasangan pipa ini bertujuan untuk mencegah terjadinya longsor di dalam lubang penampang resapan biopori 
  5. Masukkan sampah organik ke dalam lubang penampang Biopori. Sampah organik mengundang datangnya mikroba yang berujung pada terbentuknya Biopori. Sampah organik juga bisa dipanen sebagai pupuk kompos setelah beberapa lama dipendam.
  6. Tepi lubang dapat dipekuat dengan semen jika perlu. 

Cara Kerja Lubang Resapan Biopori
source: biopori.com
Setelah kita membuat lubang penampang biopori. Mikroba yang berada di sekitar lubang penapang biopori akan tertarik dengan aroma sampah yang ada di dalam lubang penampang. Aktivitas mikroba tersebut mengakibatkan terbentuknya lubang-lubang halus di sekitar lubang penampang. Lubang-lubang halus inilah yang disebut Biopori. Ketika hujan, air akan memenuhi lubang penampang. Kemudian air akan menyebar ke segala arah melalui lubang-lubang kecil. Dengan demikian air yang terserap lebih banyak, dan resiko terjadinya banjir pun dapat diperkecil. Ketersediaan air tanah juga terjamin.

Salah Kaprah Tentang Biopori 

Salah kaprah tentang biopori 
Masih banyak yang beranggapan bahwa lubang resapan biopori adalah lubang besar yang kita buat dengan menggunakan bor seperti yang ditunjukkan oleh kotak merah gambar di atas. Namun lubang biopori yang sesungguhnya bukanlah lubang besar itu, melainkan lubang lubang kecil yang berada di sekitar lubang besar tersebut. Seperti gambar di bawah
Biopori yang sesungguhnya 

sumber:  
Pelita Pendidikan Lingkungan Hidup SMA Kls. XII smt.1 
biopori.com
Read More

Soal UN Lebih Mudah daripada TO ?

Ujian Nasional, monster berwujud bundelan soal yang selalu membuat para pelajar ketakutan. Bukan cuma siswa yang merasakan ketakutan tersebut, Guru-guru pun merasakannya. Nama baik sekolah sangat tergantung dari tingkat kelulusan siswanya di event UN ini. Image sekolah di masyarakat berbanding lurus dengan persentase siswa yang lulus Ujian Nasional. Artinya semakin besar persentase kelulusan siswa di suatu sekolah, maka image sekolah tersebut di masyarakat semakin baik. Tak heran banyak sekolah-sekolah yang menempuh berbagai cara untuk membuat siswanya lulus 100%.
Di kalangan siswa timbul isu, katanya "soal UN lebih gampang dibanding soal TryOut". Benarkah ?
Kesan soal UN lebih mudah dari soal TryOut ini disebabkan oleh kesiapan kita saat Ujian Nasional jauh melebihi kesiapan kita saat TryOut. Saat menghadapi tryout, kita belum terbiasa dengan jenis-jenis soal yang disajikan. Coba bandingkan pada saat menghadapi UN. Jenis-jenis soal yang disajikan sudah sangat familiar. Ditambah lagi kita sudah ditempa dengan beberapa kali tryout. Dengan begitu soal Ujian Nasional terkesan lebih mudah dibanding soal try out.
Namun sebagian orang beranggapan lain. Mereka beranggapan bahwa soal UN memang lebih mudah dibanding soal TO. Hal ini bertujuan untuk melatih para siswa untuk mengerjakan soal-soal sulit pada saat TO agar pada saat mengerjakan soal UN yang tingkat kesulitannya lebih rendah dapat memperoleh hasil yang maksimal.
Hal ini (mungkin) masih menjadi perdebatan dalam pikiran siswa. Namun apapun yang terjadi, Ujian Nasional harus dihadapi dengan bijak. Belajar dan berdoa !
Read More

Indonesia Siap Mandiri ?

            Indonesia, negeri kepulauan yang kaya akan budaya, SDA (sumber daya alam), dan SDM (sumber daya manusia). Indonesia mempunyai lebih dari 1000 suku, 17.804 pulau, dan luas hutan yang mencapai 133 hektar, serta jumlah penduduk 237.556.363 jiwa. Kekayaan laut yang melimpah ruah, belum lagi kekayaan hasil tambangnya. Begitu kayanya negeri ini. Meskipun Indonesia sangat kaya, tapi kenapa Indonesia masih di cap sebagai negara berkembang ? Di satu sisi Bangsa ini kaya, namun di sisi lain Bangsa ini terbelakang. Lari kemanakah kekayaan-kekayaan itu ?
            Indonesia masih di cap sebagai negara berkembang karena belum bisa mengoptimalkan IPTEK yang ada. Kita bandingkan dengan Jepang, pada saat bangsa ini merdeka, mereka hancur lebur akibat perang dunia II. Sekarang anda bisa lihat sendiri perbedaannya. Cukup jauh, bahkan sangat jauh. Jika di tinjau dari kekayaan alamnya, seharusnya kita bisa lebih maju dari Negara Matahari Terbit itu.
            Dengan minimnya IPTEK apakah Indonesia siap menjadi bangasa yang mandiri ? Jawabannya tentu tidak mungkin. Yang ada kita hanya di manfaatkan olah negara-negara "imperial" untuk di ambil sumber daya alamnya saja. Seperti yang terjadi di Irian Jaya, PT Freepo*t yang telah mengeruk ratusan juta ton emas namun tak sedikitpun masyarakat sekitar menikmati hasil kerukan tersebut. Kelaparan di tanah yang kaya. Yaaaa begitulah nasib mereka.
            Lalu, sebenernya bisa ga sih Indonesia menjadi bangsa yang mandiri ? sebenernya sih bisa-bisa aja. Seperti kata orang kebanyakan, "asal ada kemauan pasti ada jalan". Sekarang pertanyaannya adalah Apakah kita mau menjadi bangsa yang mandiri ? Membangun bangsa yang mandiri tidak semudah menjentikkan jari. Butuh kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat.
           Salah satu jalan menuju kemandirian bangsa adalah INOVASI ! Dengan inovasi kita bisa lebih mengoptimalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jika kita tela'ah lebih jauh, kita bisa menemukan berbagai inovasi-inovasi anak bangsa yang bisa membuat kita menjadi bangsa yang mandiri. Misalnya, Smells good cabinet sejenis lemari pakaian yang bisa menghilangkan bau dan mengeringkan pakaian tanpa sinar matahari. Ada lagi Saeni sang penemu bibit padi unggul dan masih banyak lagi anak bangsa yang kreatif dalam berinovasi.
           Inovasi-inovasi anak bangsa itu tidak akan berguna tanpa adanya pengembangan mendalam. Pengembangan inovasi tidaklah murah, butuh biaya yang tidak sedikit. Hampir tidak mungkin, kita sebagai anak bangsa mengembangkan inovasi kita secara independen. Tentunya ada pihak-pihak yang digandeng. Biasanya pihak yang digandeng adalah pihak swasta. Sehingga hasil yang akan didapat nantinya akan menjadi milik pihak swasta yang digandeng tersebut. Disinilah salah satu "kekurangan" bangsa Indonesia. Kita hanya memikirkan jangka pendeknya saja, sedangkan jangka panjang diabaikan. Alangkah baiknya jika pemerintah kita menaruh perhatian lebih kepada para anak-anak bangsa yang kreatif dalam berinovasi ini. Ingatkah kalian dengan Pak Habibie ? Beliau sangat dihargai di Jerman sana. Tetapi di Indonesia tidak demikian. Masih banyak Habibie-Habibie lain yang tersebar ke seluruh penjuru dunia yang terpaksa mengabdi di negara lain. Kumpulkan kembali mereka, serpihan-serpihan berlian yang berserakan. Mari bersama membangun bangsa yang mandiri. Keluarkan inovasi-inovasi menuju kemandirian bangsa. INDONESIA SIAP MANDIRI !! Ayo kita raih kemerdekaan bangsa yang sesungguhnya ! Saatnya kita menjadi bangsa yang diakui oleh masyarakat internasional !
            Demi mewujudkan itu semua Mahasiswa/i Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia menyediakan wadah yang tepat bagi kita para anak bangsa yang ingin ikut serta dalam memajukan dan memandirikan bangsa dengan inovasi-inovasi kita. Compfest, yaa itu lah wadah yang diesediakan oleh mahasiswa/i FASILKOM UI. Event ini diadakan setiap tahun. Dalam event ini kita akan banyak menemukan acara-acara menarik seperti, exhibition, workshop, seminar, dan lomba-lomba berhadiah total jutaan rupiah.
Lomba yang diadakan diantaranya:
  1. Programming competition
    Kompetisi ini diperuntukan bagi programmer-programmer muda Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang hampir setiap tahunnya menyabet medali di ajang Olimpiade Komputer tingkat Internasional
  2. Blogging competition
    Kompetisi blog ini diadakan dalam rangka mengapresiasi para blogger Indonesia yang memiliki minat tinggi dalam hal menulis. Tahukan anda jika pengguna blog di Indonesia sudah melebihi 1 juta pengguna ? 
  3. Game design competition
    Perkembangan game saat ini sangatlah pesat. Pada develompent game berbasis android dikumpulkan dalam kompetisi ini.
  4. Robotic competition
    Kompetisi robot ini diadakan dalam rangka memperkenalkan robot kepada pemuda/i Indonesia agar kelak dapat menciptakan robot-robot yang berguna bagi kehidupan kita di masa depan.
Info lebih lengkap bisa dilihat di http://compfest2011.com
Tunggu apa lagi ? bersama-sama kita bisa menjadi bangsa yang mandiri !

Sumber referensi:
kaskus.us, liputan6.com, id.wikipedia.com, bps.go.id, jpnn.com, compfest2011.com
Buku Data dan Informasi Pemanfaatan Hutan Tahun 2010; Direktorat Jendral Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan; November 2010
Read More

Depapepe - A Passion Melancholic ( Covered by : dhupantebe )

Video cover kami yang ketiga, berjudul a passion malancholic by depapepe. untuk selanjutnya kami akan mencoba mengcover summer parade dan butterfly.


Read More

Depapepe - Start ( Covered by: Dhupantebe )

setelah cover sky! sky! sky!, sekarang dhupantebe ngecover Start.

Depapepe - Start ( Covered by: Dhupantebe )

for next cover, kita bakalan cover a passion melancholic - depapepe. :D



Read More

Depapepe - Sky! Sky! Sky! (covered by: Dhupantebe)

DHUPANTEBE adalah salah satu project asal jadi dua remaja (agak) ganteng. Nama tersebut diambil dari nama alias personilnya yaitu DHUPAN (pandhu hutomo aditya) dan TEBE (tubagus habibullah). Yaa, disini kami mencoba untuk mengcover lagu dari Depapepe yang berjudul sky sky sky. Silahkan buffering :D.

First perform dhupantebe at SMAN 3 Depok intrnfest
Dhupantebe


Untuk selanjutnya, kami akan mengcover lagu Start - Depapepe. Dont miss it.
Read More

Curhatan BUMIku

Perkenalkan, namaku Bumi. Aku merupakan salah satu anggota keluarga TataSurya yang bertempat tinggal di "kota" Bimasakti. Menurut para peneliti usiaku sudah 4,5 miliyar tahun. Cukup tua bukan ?? tapi itu bukan masalah bagiku. Dengan usia setua itupun aku masih sanggup menampung serta menghidupi kalian umat manusia. Namun belakangan ini aku sering sakit-sakitan. Entah itu "demam" atau bahkan sampai "kelainan cuaca". Aku ingat diriku saat 280 tahun lalu, sebelum kejadian itu. Yaaa, revolusi industri. Revolusi industri telah merubah hidupku untuk selamanya. Sebelum Revolusi industri "tubuhku" masih segar bugar. Namun semenjak terjadinya revolusi industri, tubuhku sedikit demi sedikit di gerogoti oleh "virus-virus" yang haus akan harta. Dengan teganya mereka mengeksploitasi diriku tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari. Tidak hanya itu, nafasku sesak akibat polusi udara yang berlebih. "Paru-paruku" juga sudah hampir musnah akibat keserakahan kalian. Sudah hampir 3 abad diriku diperlakukan seperti itu, namun aku masih berjiwa besar. Aku masih sudi memberi kehidupan bagi kalian. Entah sampai kapan aku mampu bertahan. Mungkin jika tingkah kalian tidak berubah atau bahkan makin parah, aku tidak bisa menjamin dapat menjadi tempat tinggal bagi kalian untuk 20 tahun ke depan.
Aku hanya bisa berharap agar kalian sadar. Aku membutuhkan kalian seperti halnya kalian membutuhkanku. Hewan saja bisa bersimbiosis mutualisme (saling menguntungkan), masa' kalian tidak ?? Kalau tidak, berarti kalian lebih rendah dari binatang.
aku punya beberapa permintaan :
1. Janganlah kalian rusak paru-paruku (hutan)
2. Bijaklah dalam menggunakan kekayaanku (sumber daya alam)
3. Kurangi bahkan hilangkan polusi yang mengganguku
4. Jangan jadikan aku tempat sampah dimana kau bisa membuang sampah seenaknya
5. Jangan kau cemari airku
6. Hijaukan diriku agar aku bisa tersenyum kembali.
Aku memohon dengan sangat. Kabulkanlah permintaanku. Jika kalian mengabulkannya, aku pasti siap menjadi tempat tinggal ternyaman kalian untuk Seratus Ribu tahun lagi. Namun jika tidak, bersiaplah menghadapi kehancuran. Jangan salahkan aku jika banyak terjadi bencana. Bercerminlah, apa yang kalian lakukan akan berdampak di kemudian hari baik itu baik atau buruk tergantung pada diri kalian masing-masing.
Renungkanlah....

Image source : http://rovicky.wordpress.com/
Read More

Dampak Perubahan Iklim Di Mata Pelajar

perubahan iklim
Perubahan iklim, ya itulah yang sering kita dengar, kita lihat, dan kita baca di media-media informasi sekarang ini. Nampaknya perubahan iklim yang sedang melanda bumi kita ini bukan hal yang main-main atau bahasa internetnya HOAX. Dampak dari perubahan iklimpun sangat jelas kita rasakan, mulai dari musim yang tidak menentu, sampai kenaikan suhu di berbagai belahan bumi. Buka hanya pengamat iklim, atau orang tua saja. Kami pun para pelajar turut merasakan dampak dari perubahan iklim tersebut. Beberapa hari yang lalu saya sempat bertanya di 2 (dua) jejaring sosial ternama tentang "dampak perubahan iklim apa yang kalian rasakan ?". Mau lihat apa kata mereka ? yuk mari...


Facebook :

penjelasan:
Pandhu : "hey kawan seperjuangan. tanya dikit boleh dong. dampak perubahan iklim yang kalian rasain apaan sih ?"
Irinia : "kalimantan walau banyak pohonnya makin panas nih !!"

Bisa dibayangkan, kalimantan yang banyak hutannya saja makin panas. Apalagi di pulau Jawa yang hutannya sudah habis ditebang. Pasti bakalan super duper panas kan ?
Itu baru dari facebook.com. Sekarang kita ke twitter yooo !!

Twitter :

penjelasan
FadlyPradana Orang orang mulai pake baju seksi #salahgaul RT @dhupan: #nanyadong dampak perubahan iklim yg lo rasain apaan sih ?
Ini mengandung makna tersirat. Mungkin maksudnya "orang-orang mulai pakai baju terbuka karena merasakan gerahnya bumi saat ini. Jadi intinya, Bumi kita semakin panas.

Kalau sudah begini harus bagaimana ?
Sebagai pelajar, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah 'kemusnahan dini' bumi kita. Salah satunya adalah membentuk suatu organisasi yang berbasis lingkungan di sekolah kita. Disekolah saya sudah berdiri satu oraganisasi pelajar peduli lingkungan yang bernama "GREEN COMMYNITY". Komunitas hijau, begitulah bahasa lokalnya. Komunitas ini menampung siswa-siswi yang peduli akan lingkungan. Didalam komunitas tersebut kita ga cuma belajar menanam lho.. Kita juga bisa belajar mendaur ulang sampah-sampah anak sekolah untuk dijadikan sesuatu yang bernilai seni bahkan bernilai jual tinggi. Dikomunitas ini kita juga bisa belajar berwirausaha dengan bergabung bersama divisi kewirausahaan. Dan yang paling terpenting adalah kebersamaan kita, sikap gotong-royong dalam memulihkan serta memelihara lingkungan. Cara lain yang tidak kalah ampuh yaitu "One Student One tree" . Ini berlaku bukan hanya anggota komunitas, tetapi seluruh siswa di sekolah. Setiap siswa diajarkan tentang menanam pohon, dari tahap pembibitan hingga tahap pemindahan tanaman dari pot ke tanah. Manfaatnya ? waah banyak, kita hitung secara matematis saja. Jika di suatu sekolah memiliki jumlah kelas (1,2,3) 24 kelas dan siswa perkelas berjumlah 40, maka jumlah tanaman yang dihasilkan mencapai 960 pohon. Itu baru satu sekolah. Bukan hanya itu, kegiatan "one student one tree" itu dapat meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap lingkungan Kebayang kan kalau semua sekolah bisa seperti ini ? tidak akan lagi ada yang mengeluh "hari ini panas banget ya !?". Pasti yang terdengar adalah celetukan "Waaah. adeeem ya.. ga sia-sia kita peduli sama lingkungan". Gimana ? tertarik membuat komunitas siperti "GREEN COMMUNITY" ??
green communitygreen community
Dan INGAT !! "Bumi membutuhkan kita seperti halnya kita membutuhkan bumi" so... Jagalah bumi kita agar anak cucu kita masih bisa melihat birunya langit, indahnya pelangi, dan teduhnya hutan.
Read More