Curhatan BUMIku

Perkenalkan, namaku Bumi. Aku merupakan salah satu anggota keluarga TataSurya yang bertempat tinggal di "kota" Bimasakti. Menurut para peneliti usiaku sudah 4,5 miliyar tahun. Cukup tua bukan ?? tapi itu bukan masalah bagiku. Dengan usia setua itupun aku masih sanggup menampung serta menghidupi kalian umat manusia. Namun belakangan ini aku sering sakit-sakitan. Entah itu "demam" atau bahkan sampai "kelainan cuaca". Aku ingat diriku saat 280 tahun lalu, sebelum kejadian itu. Yaaa, revolusi industri. Revolusi industri telah merubah hidupku untuk selamanya. Sebelum Revolusi industri "tubuhku" masih segar bugar. Namun semenjak terjadinya revolusi industri, tubuhku sedikit demi sedikit di gerogoti oleh "virus-virus" yang haus akan harta. Dengan teganya mereka mengeksploitasi diriku tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari. Tidak hanya itu, nafasku sesak akibat polusi udara yang berlebih. "Paru-paruku" juga sudah hampir musnah akibat keserakahan kalian. Sudah hampir 3 abad diriku diperlakukan seperti itu, namun aku masih berjiwa besar. Aku masih sudi memberi kehidupan bagi kalian. Entah sampai kapan aku mampu bertahan. Mungkin jika tingkah kalian tidak berubah atau bahkan makin parah, aku tidak bisa menjamin dapat menjadi tempat tinggal bagi kalian untuk 20 tahun ke depan.
Aku hanya bisa berharap agar kalian sadar. Aku membutuhkan kalian seperti halnya kalian membutuhkanku. Hewan saja bisa bersimbiosis mutualisme (saling menguntungkan), masa' kalian tidak ?? Kalau tidak, berarti kalian lebih rendah dari binatang.
aku punya beberapa permintaan :
1. Janganlah kalian rusak paru-paruku (hutan)
2. Bijaklah dalam menggunakan kekayaanku (sumber daya alam)
3. Kurangi bahkan hilangkan polusi yang mengganguku
4. Jangan jadikan aku tempat sampah dimana kau bisa membuang sampah seenaknya
5. Jangan kau cemari airku
6. Hijaukan diriku agar aku bisa tersenyum kembali.
Aku memohon dengan sangat. Kabulkanlah permintaanku. Jika kalian mengabulkannya, aku pasti siap menjadi tempat tinggal ternyaman kalian untuk Seratus Ribu tahun lagi. Namun jika tidak, bersiaplah menghadapi kehancuran. Jangan salahkan aku jika banyak terjadi bencana. Bercerminlah, apa yang kalian lakukan akan berdampak di kemudian hari baik itu baik atau buruk tergantung pada diri kalian masing-masing.
Renungkanlah....

Image source : http://rovicky.wordpress.com/
Read More